Selamat Datang di Blog Pribadi JUNIANSYAH - Memberikan Informasi Umum Aktual Tajam dan Terpercaya'

Friday, 2 January 2015

Tambah Berat Badan Bayi Dengan Sisi Tajin

Tags

Kelompok mahasiswa Program Studi Teknik Boga Diploma Tiga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta memanfaatkan tajin untuk meningkatkan berat badan balita. "Tajin merupakan air yang berasal dari rebusan beras pada saat menanak nasi. Air itu mempunyai kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sehingga mampu menaikkan angka berat badan balita," kata ketua kelompok Wenny Rachmawati di Yogyakarta, Kamis (1/1). Menurut dia, tajin yang dibuat menjadi "susu" itu merupakan alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan dan gizi balita menjadi seimbang. "Susu tajin itu diberikan kepada balita yang mempunyai berat badan kurang dari normal. Asupan susu tajin cukup mudah, murah, dan terjangkau," katanya. Ia mengatakan pembuatan "susu" tajin cukup sederhana, bahan yang diperlukan adalah beras, air, gula pasir, gula jawa, garam, dan kompor untuk memasak.

Air tajin didapat dari cairan putih saat memasak nasi. "Cairan tersebut dituang ke dalam gelas kemudian ditambahkan sedikit garam dan gula jawa atau gula pasir agar berasa manis dan balita menyukainya," katanya. Menurut dia, air tajin juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan glukosa yang mempermudah penyerapan elektrolit sehingga sangat baik untuk mengatasi dehidrasi yang diakibatkan diare. Selain itu, air tajin juga mengandung poliglukosa yang dapat memadatkan feses sehingga cairan yang keluar bisa diminimalisasi. Ia mengatakan berat badan merupakan salah satu komponen untuk menghitung angka kecukupan gizi seseorang. Seorang ibu diharapkan mampu mengontrol asupan gizi yang diberikan kepada anaknya agar tidak terjadi kekurangan gizi.

Di daerah perdesaan masih ditemukan balita yang mempunyai berat badan kurang ideal atau kurang gizi, karena untuk mencukupi kebutuhan makan mereka saja susah apalagi memperhatikan asupan makanan apakah sehat dan layak dikonsumsi. "Orang tua tidak memikirkan itu, yang mereka pikir bahwa yang terpenting anaknya telah diberi makan. Banyak orang tua yang keberatan membeli susu formula karena mahal dan tidak terjangkau," katanya. Menurut dia, penggunaan "susu" tajin untuk meningkatkan berat badan balita telah dilakukan di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian pada Masyarakat (PKM-M) 2014," katanya. Anggota kelompok mahasiswa itu adalah Annisa Nur Fitriyani, Mei Dian Nurita Sari, dan Rias Ardianti

Evakuasi Korban Air Asia QZ8501

Tags

Sebanyak 10 jenazah korban pesawat Air Asia QZ-8501, berhasil dievakuasi oleh ke Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2014). Dari 10 jenazah tersebut, sebanyak dua jenazah dievakuasi dari KRI Yos Sudarso dan Kapal Baruna Jaya. Sementara, delapan jenazah dievakuasi dari kapal perang milik Amerika Serikat, USS Sampson.

Seluruh jenazah, kini telah dibawa ke RS Bhayangkara, pada pukul 17.33 WIB, menggunakan pesawat CN-295. Pantauan Warta Kota, delapan jenazah yang dibawa menggunakan helikopter Sea Hawk milik Amerika Serikat, sekira pukul 15.41. Jenazah dibawa secara bertahap masing-masing empat jenazah. Seluruh jenazah dibawa menggunakan ambulan, ke RS Imanudin untuk dilakukan pemeriksaan awal dan dimasukkan ke dalam peti jenazah. Tak lama kemudian, sekira pukul 17.40, sebanyak 10 jenazah dari RS Imanudin dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya, menggunakan pesawat CN-295. Direktur Operasi Basarnas Lanus Iskandar, Pangkalan Bun, Marsma SB Supriyadi, mengatakan, seluruh jenazah tersebut kini telah dibawa ke RS Bhayangkara.

Secepatnya kami bawa ke RS Bhayangkara, karena kondisi jenazah sudah mulai rusak," katanya. Namun, lanjutnya, sebenarnya masih terdapat empat jenazah lagi yang berada di kapal USS Sampson. "Jadi untuk hari ini, total terdapat 14 jenazah yang berhasil dievakuasi. Yang sudah sampai di Surabaya sebanyak 8 jenazah," katanya. Dengan demikian, total keseluruhan jenazah korban pesawat Air Asia QZ-8501, yang berhasil dievakuasi sebanyak 22 jenazah.

Thursday, 1 January 2015

Penemuan Pesawat #AirAsia QZ8501

Tags

Jejak pesawat nahas AirAsia QZ8501 akhirnya ditemukan. Puing-puing pesawat berikut jenazah ditemukan mengambang di perairan sebelah selatan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Semua bermula pada pukul 08.00 WIB, ketika pesawat C-295 TNI AU menemukan benda warna putih dari ketinggian laut.

Lalu pukul 10.05 WIB, pesawat tersebut kembali menemukan serpihan benda mengapung pada posisi 43 derajat. Kemudian pukul 11.30 WIB, pesawat C-130 TNI AU A 1319 menemukan potongan logam. Jam berganti jam, pencarian berujung pada penemuan jenazah korban.

Berikut detik-detik penemuan puing AirAsia QZ8501 seperti disampaikan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo,

Selasa (30/12/2014): 10.05 WIB, pesawat C-295 TNI AU menemukan serpihan benda mengapung pada posisi 43 derajat

11.30 WIB, pesawat C-130 TNI AU A 1319 menemukan potongan logam

12.40 WIB, pesawat C-130 TNI AU menemukan emergency exit (pintu keluar darurat)

13.25 WIB, pencarian dilakukan untuk meyakinkan temuan itu. Dan saat itu, terlihat pula benda mengapung yang diduga salah satu jasad berikut beberapa serpihan

13.50-14.10 WIB, KRI Bung Tomo melihat benda terapung dan mengevakuasi serpihan yang diduga emergency exit

15.05 WIB, menyusul kemudian evakuasi terhadap 3 dari 6 jasad penumpang AirAsia QZ8501 yang juga ditemukan di dekat Selat Karimata.