Selamat Datang di Blog Pribadi JUNIANSYAH - Memberikan Informasi Umum Aktual Tajam dan Terpercaya'

Friday, 5 June 2015

Pergelangan Tangan Nyeri Karena Sindrom Terowongan Karpal

SINDROM TEROWONGAN KARPAL

Sindrom Terowongan Karpal (STK) bukanlah penyakit populer. Tapi bagi sebagian orang, terutama yang bekerja di kantor, yang setiap hari bekerja dalam posisi yang tetap, seperti menghadapi komputer, menulis ataupun yang kecanduan main game atau gadget, berpotensi terkenan STK ini.

Pada tangan bagian lengan, terdapat sebuah terowongan sempit, yang dibatasi oleh tulang karpal dan pada bagian atas tertutup oleh ligamen yang disebut ligamentum karpi transversum. Terowongan inilah yang disebut dengan terowongan karpal (Carpal Tunnel).

Pada bagian median terowongan karpal terdapat syaraf, yaitu syaraf medianus, yang mensyarafi lengan dan jari-jari tangan, baik sensorik maupun motorik. Selain itu syaraf medianus ini juga mensyarafi otot ibu jari.

Yang dimaksud dengan Sindrom Terowongan Karpal adalah adanya gangguan syaraf, berupa syaraf medianus yang tertekan yang mengakibatkan gejala kebas, mati rasa, juga kesemutan dan nyeri. Gejala ini timbul pada daerah pergelangan tangan yang meliputi jari-jari tangan dan ibu jari.

Penyebab dari sindrom terowongan karpal ini adalah pergerakan yang berulang-ulang dalam waktu lama. Gerakan berulang ini menyebabkan terjadinya penebalan pada ligamentum karpi transversum, yang kemudian menekan syaraf medianus. Penebalan ligamentum kasrpi transversum juga mengganggu aliran darah vena sehingga terjadi edema epineural. Apabila dibiarkan, dapat terjadi fibrosis epineural yang merusak serabut saraf. Semakin lama syaraf menjadi atrofi dan digantikan oleh jaringan ikat yang mengakibatkan fungsi syaraf medianus terganggu secara menyeluruh.

Selain gerakan berulang, sindrom ini juga bisa terjadi akibat getaran yang dirasakan dalam jangka waktu lama. Karena itu, orang yang bekerja dengan menggunakan tangannya terus menerus, seperti mengetik menggunakan komputer, main gadget, orang yang memasak ataupun orang yang bekerja dengan mesin bor, potensial menderita sindroma ini.

Dibanding dengan pria, wanita lebih rentan menderita sindrom ini. Dan asal tahu saja, pada saat bulan puasa, jumlah wanita penderita sindroma terowongan karpal ini meningkat. Sebabnya adalah banyak ibu-ibu yang bangun pagi dan memasak untuk makan sahur. Begitu kegiatan memasak ini dilakukan terus menerus selama sebulan dan menyebabkan gangguan syaraf di terowongan karpal.

OBAT TEPAT SINDROM TEROWONGAN KARPAL

Tidak semua sindroma terowongan karpal memerlukan interensi obat. Untuk gejala uyang ringan, cukup dengan menggunakan splint atau alat pelindung gerak. Alat ini berfungsi untuk mengurangi gerakan menekuk sehingga mencegah gejala semakin memburuk. Selain itu alat ini juga mengurangi rasa nyeri dan pegal.

Hidroterapi, berupa perendaman pergelangan tangan dan jari dalam air panas juga dapat membantu untuk meningkatkan sirkulasi darah, membuang sisa metabolisme dan mempercepat penghilangan mediator nyeri. Caranya cukup mudah, cukup rendam dalam air panas kurang lebih selama 3 menit, kemudian rendam dalam air dingin selama 30 detik. Ulangi sebanyak 5 kali.

Untuk obat, dapat diberikan obat AINS seperti meloxicam (Mexpharm, Movi-Cox, Atrilox), Ketoprofen (Kaltrofen, Profenid, Pronalges) untuk mengurangi nyeri. Selain AINS, untuk mengurangi nyeri juga digunakan kortikosteroid yang disuntikkan langsung ke dalam terowongan karpal.

Sedangkan vitamin B kompleks (Forneuro, Neurobion, Nervitone, Neurosanbe) ataupun mecobalamin (Kalmeco, Meprobal, Lapibal, Methycobal) diperlukan untuk menjaga dan mengembalikan fungsi syaraf.

Karena dalam sindrom terowongan karpal juga terjadi edema, maka diuretik, seperti furosemif, dapat diberikan untuk mengeluarkan cairan.

Apabila terapi dan obat-obat di atas tidak cukup, maka alternstif berikutnya adalah operasi yang bertujuan untuk menghilangkan jepitan pada syaraf medianus.

Tapi dari pada mengobati, lebih baik mencegah bukan? Pencegahan dapat dilakukan dengan mengistirahatkan tangan selama menulis atau mengetik setiap 15-20 menit. Peregangan juga diperlukan agar otot-otot pergelangan
tangan tidak kaku dan suplai darah lancar. Dan yang terpenting adalah duduk pada posisi yang ergonomis sehingga tekanan pada tubuh akan seimbang dan tidak menimbulkan cidera.

Friday, 2 January 2015

Tambah Berat Badan Bayi Dengan Sisi Tajin

Kelompok mahasiswa Program Studi Teknik Boga Diploma Tiga Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta memanfaatkan tajin untuk meningkatkan berat badan balita. "Tajin merupakan air yang berasal dari rebusan beras pada saat menanak nasi. Air itu mempunyai kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sehingga mampu menaikkan angka berat badan balita," kata ketua kelompok Wenny Rachmawati di Yogyakarta, Kamis (1/1). Menurut dia, tajin yang dibuat menjadi "susu" itu merupakan alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan dan gizi balita menjadi seimbang. "Susu tajin itu diberikan kepada balita yang mempunyai berat badan kurang dari normal. Asupan susu tajin cukup mudah, murah, dan terjangkau," katanya. Ia mengatakan pembuatan "susu" tajin cukup sederhana, bahan yang diperlukan adalah beras, air, gula pasir, gula jawa, garam, dan kompor untuk memasak.

Air tajin didapat dari cairan putih saat memasak nasi. "Cairan tersebut dituang ke dalam gelas kemudian ditambahkan sedikit garam dan gula jawa atau gula pasir agar berasa manis dan balita menyukainya," katanya. Menurut dia, air tajin juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan glukosa yang mempermudah penyerapan elektrolit sehingga sangat baik untuk mengatasi dehidrasi yang diakibatkan diare. Selain itu, air tajin juga mengandung poliglukosa yang dapat memadatkan feses sehingga cairan yang keluar bisa diminimalisasi. Ia mengatakan berat badan merupakan salah satu komponen untuk menghitung angka kecukupan gizi seseorang. Seorang ibu diharapkan mampu mengontrol asupan gizi yang diberikan kepada anaknya agar tidak terjadi kekurangan gizi.

Di daerah perdesaan masih ditemukan balita yang mempunyai berat badan kurang ideal atau kurang gizi, karena untuk mencukupi kebutuhan makan mereka saja susah apalagi memperhatikan asupan makanan apakah sehat dan layak dikonsumsi. "Orang tua tidak memikirkan itu, yang mereka pikir bahwa yang terpenting anaknya telah diberi makan. Banyak orang tua yang keberatan membeli susu formula karena mahal dan tidak terjangkau," katanya. Menurut dia, penggunaan "susu" tajin untuk meningkatkan berat badan balita telah dilakukan di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian pada Masyarakat (PKM-M) 2014," katanya. Anggota kelompok mahasiswa itu adalah Annisa Nur Fitriyani, Mei Dian Nurita Sari, dan Rias Ardianti

Evakuasi Korban Air Asia QZ8501

Sebanyak 10 jenazah korban pesawat Air Asia QZ-8501, berhasil dievakuasi oleh ke Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1/2014). Dari 10 jenazah tersebut, sebanyak dua jenazah dievakuasi dari KRI Yos Sudarso dan Kapal Baruna Jaya. Sementara, delapan jenazah dievakuasi dari kapal perang milik Amerika Serikat, USS Sampson.

Seluruh jenazah, kini telah dibawa ke RS Bhayangkara, pada pukul 17.33 WIB, menggunakan pesawat CN-295. Pantauan Warta Kota, delapan jenazah yang dibawa menggunakan helikopter Sea Hawk milik Amerika Serikat, sekira pukul 15.41. Jenazah dibawa secara bertahap masing-masing empat jenazah. Seluruh jenazah dibawa menggunakan ambulan, ke RS Imanudin untuk dilakukan pemeriksaan awal dan dimasukkan ke dalam peti jenazah. Tak lama kemudian, sekira pukul 17.40, sebanyak 10 jenazah dari RS Imanudin dibawa ke RS Bhayangkara, Surabaya, menggunakan pesawat CN-295. Direktur Operasi Basarnas Lanus Iskandar, Pangkalan Bun, Marsma SB Supriyadi, mengatakan, seluruh jenazah tersebut kini telah dibawa ke RS Bhayangkara.

Secepatnya kami bawa ke RS Bhayangkara, karena kondisi jenazah sudah mulai rusak," katanya. Namun, lanjutnya, sebenarnya masih terdapat empat jenazah lagi yang berada di kapal USS Sampson. "Jadi untuk hari ini, total terdapat 14 jenazah yang berhasil dievakuasi. Yang sudah sampai di Surabaya sebanyak 8 jenazah," katanya. Dengan demikian, total keseluruhan jenazah korban pesawat Air Asia QZ-8501, yang berhasil dievakuasi sebanyak 22 jenazah.

Thursday, 1 January 2015

Penemuan Pesawat #AirAsia QZ8501

Jejak pesawat nahas AirAsia QZ8501 akhirnya ditemukan. Puing-puing pesawat berikut jenazah ditemukan mengambang di perairan sebelah selatan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Semua bermula pada pukul 08.00 WIB, ketika pesawat C-295 TNI AU menemukan benda warna putih dari ketinggian laut.

Lalu pukul 10.05 WIB, pesawat tersebut kembali menemukan serpihan benda mengapung pada posisi 43 derajat. Kemudian pukul 11.30 WIB, pesawat C-130 TNI AU A 1319 menemukan potongan logam. Jam berganti jam, pencarian berujung pada penemuan jenazah korban.

Berikut detik-detik penemuan puing AirAsia QZ8501 seperti disampaikan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo,

Selasa (30/12/2014): 10.05 WIB, pesawat C-295 TNI AU menemukan serpihan benda mengapung pada posisi 43 derajat

11.30 WIB, pesawat C-130 TNI AU A 1319 menemukan potongan logam

12.40 WIB, pesawat C-130 TNI AU menemukan emergency exit (pintu keluar darurat)

13.25 WIB, pencarian dilakukan untuk meyakinkan temuan itu. Dan saat itu, terlihat pula benda mengapung yang diduga salah satu jasad berikut beberapa serpihan

13.50-14.10 WIB, KRI Bung Tomo melihat benda terapung dan mengevakuasi serpihan yang diduga emergency exit

15.05 WIB, menyusul kemudian evakuasi terhadap 3 dari 6 jasad penumpang AirAsia QZ8501 yang juga ditemukan di dekat Selat Karimata.

Monday, 29 December 2014

Jaringan Advokasi Tambang Kaltim Demo di Balaikota Samarinda

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim melakukan aksi demonstrasi di Balaikota Samarinda, Senin (29/12/2014). Mereka menuntut keadilan Pemkot Samarinda terkait sembilan nyawa anak yang tewas di kolam bekas tambang selama ini. "Pemerintah tidak ada tindakan hukum bagi empat perusahaan yang memiliki lobang bekas tambang yang menelan sembilan nyawa anak. Ini bukti pemerintah tidak dapat menjamin keselamatan warga," jelas Ketua Jatam, Merah Johansyah, di Samarinda, Senin (29/12/2014). Merah mengatakan kasus yang dialami sembilan anak tersebut merupakan kejahatan pidana dan lingkungan hidup. Namun kejadian mulai dari 2011 hingga 2014 tidak ada tindakan dari pemerintah kota. (BACA: Bocah Korban Kolam Tambang Dimakamkan) "Pemerintah Kota bisa dihukum karena melakukan kelalaian dalam pengawasan pertambangan. Kami meminta ada perwakilan kota untuk memberikan kejelasan tentang tugas mereka sebagai pengawas," imbuhnya. Puluhan massa yang tergabung dalam Jatam melakukan aksi dengan membawa sejumlah foto anak-anak menjadi korban kolam bekas tambang yang tak kunjung ditutup. Puluhan polisi dan satpol pp tampak berjaga-jaga di tangga masuk Balaikota.

Sunday, 28 December 2014

ABG Putus Sekolah Tewas Tenggelam

Friday, 26 December 2014

Kebakaran di saat Natal 25 Desember 2014

SAMARINDA. Saat umat kristiani sedang menjalankan ibadah Natal Kamis (25/12) pagi kemarin, si jago merah justru berulah. Sekitar pukul 08.30 Wita, bangsalan tiga pintu di RT 21, Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir yang dihuni 11 jiwa tiba-tiba saja terbakar. Api baru dapat dipadamkan sekitar 30 menit kemudian atau sekitar pukul 09.00 Wita. Menurut keterangan sejumlah saksi mata, api bermula dari bagian atas bangsalan yang dihuni Sukadi (45).

Saat musibah ini terjadi, rumah sewaan yang dihuni empat orang itu dalam keadaan kosong. Melihat kobaran api yang semakin membesar warga pun panik dan melakukan berbagai cara untuk memadamkannya. Upaya keras warga tak membuahkan hasil. Api malah menjalar ke kamar kosong yang ada di sebelahnya. Melihat hal itu warga semakin panik dan terus berupaya menjinakkan si jago merah. "Apinya susah dipadamkan, karena rumah itu terbuat dari kayu," Sekitar 20 menit kemudian, seluruh kamar di bangsalan milik Sugio (58) itu sudah dikuasai si jago merah. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang datang ke lokasi kejadian tak dapat mendekati target lantaran letaknya yang berada di dalam gang sempit.

Menggunakan selang panjang, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Posko V Samarinda Seberang akhirnya berupaya menjinakkan si jago merah. Dibantu warga, usaha menjinakkan kebakaran sukses walau seluruh bagian bangunan sudah menjadi arang. "Alhamdullilah, apinya cepat dipadamkan. Kalau tidak bisa menjalar ke bangunan yang lain," tambahnya. Anggota Polsekta Samarinda Seberang yang mendapat informasi dari warga langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Hasilnya, diduga musibah yang membuat tiga keluarga kehilangan tempat tinggal ini akibat hubungan arus pendek. "Berdasarkan keterangan saksi mata serta penghuni bangsalan, diduga kebakaran ini akibat korsleting," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, melalui Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Hari Widodo, Untuk memperjelas penyebab musibah ini, ia berencana memanggil beberapa saksi serta korban guna dimintai keterangan. Untuk sementara para korban mengungsi ke rumah para kerabatnya masing-masing. Sementara itu total kerugian materi akibat musibah ini ditaksir hingga Rp 500 juta

Wednesday, 17 December 2014

Seorang Bocah tenggelam di perairan sungai mahakam di daerah Loaduri Kukar

TENGGARONG. Dinginnya pagi, Senin (15/12) pukul 06.00 Wita tak membuat Ardiansyah (9), murid kelas 4 SD warga Desa Loa Duri Ulu, Kutai Kartanegara (Kukar) untuk bermalas-malasan. Selesai merapikan diri, dia pun bergegas berangkat sekolah dengan ditemani ibu dan kakak perempuannya. Namun siapa sangka, pagi itu adalah pagi musibah baginya. Pasalnya, perahu bermesin yang dikemudikan sang paman bernama Sahruddin (35), mengantarkan ke sekolah dari Dusun Kutai Baru ke Loa Duri Ulu, mendadak tenggelam di Sungai Mahakam, setelah dihantam gelombang besar.“Di perahu bermesin itu ada pula sejumlah anggota keluarga korban. Tapi begitu perahu tenggelam, penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan korban diduga tenggelam dan sampai saat ini (kemarin sore, Red), masih belum ditemukan,” kata Kapolres Kukar AKBP Mukti Juharsa didampingi Kapolsek Loa Janan, AKP Andreas Nurcahyo W kepada harian ini. Para penumpang lain di perahu malang itu adalah Fitria (30), tak lain ibu kandung Ardiansyah dan kakak perempuannya, bernama Ismawati (18). Menurut Sahruddin, pagi itu perahu dikemudikannya bermaksud mengantarkan Ardiansyah ke sekolah dari kediaman sang nenek di Dusun Kutai Baru. Jarak tempuh perahu bermesin tersebut ke sekolah sekitar 15 menit. Tak ada tanda-tanda buruk saat perahu itu berangkat. Air sungai tenang, dan seisi perahu berbincang ceria. Sementara korban juga asyik mengobrol bersama kakak dan ibunya. Musibah datang saat sebuah kapal barang melintas.“Ketika perahu berada di pertengahan Mahakam, muncul sebuah kapal barang tanpa muatan berkecepatan tinggi. Sehingga menimbulkan gelombang besar menghantam perahu kami. Jadi semua penumpang tercebur. Tapi dia (Ardiansyah, Red) tidak muncul di permukaan sungai. Kemungkinan dia tenggelam setelah terseret arus sungai deras. Apalagi di lokasi itu banyak ulak atau pusaran air,” jelas Sahruddin. Begitu melihat perahu Sahruddin tenggelam setelah dihantam gelombang besar, sejumlah warga setempat langsung merapat. Hasilnya, Sahruddin, Fitria dan Ismawati berhasil diselamatkan. Sedangkan Ardiansyah tidak terlihat muncul ke permukaan sungai, mengingat korban bisa berenang, sehingga Fitria langsung cemas memikirkan nasib buah hatinya. “Begitu menerima informasi mengenai kecelakaan di Mahakam ini, kami segera bertolak ke lokasi kejadian untuk mencari korban. Sebanyak 40 petugas gabungan dikerahkan untuk mencari tubuh korban. Petugas itu dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kukar, Brimob Polda Kaltim, Polsek Loa Janan, Satpol PP Kukar dan Tagana Samarinda. Tapi sampai sore ini, belum ditemukan,” ujar Komandan Pleton (Danton) BPBD Kukar, Sudirman

Mobil Damkar Terbaru

Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh memiliki satu unit armada pemadam kebakaran canggih seharga Rp 17 miliar. Mobil yang dibeli oleh Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) ini dapat memadamkan api meski tanpa ada petugas di atas tangga. Mobil pemadam kebakaran modern yang dirakit dengan menggunakan Chassis Volvo dari Swedia resmi diserahkan pada Pemerintah Kota Banda Aceh di depan kantor Gubernur Aceh. Pada saat penyerahan, juga digelar demontrasi menyemprotkan air dari ketinggian sekitar 33 meter. Armada Damkar tersebut dilengkapi tangga lipat dan kamera CCTV sebagai water monitor di ujung tangga. Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, mengatakan, mobil pemadam kebakaran yang dibeli seharga Rp 17 militer tersebut dirancang dengan mengutamakan keselamatan operator dan korban dengan efektivitas yang sangat tinggi. Mobil ini merupakan yang tercanggih di Sumatera. "Yang sudah miliki mobil pemadam canggih seperti ini DKI Jakarta dan Banda Aceh," kata Zaini kepada wartawan, Rabu (17/12/2014). Armada Damkar tersebut memiliki spesifikasi mesin kendaraan 370 HP, 6X4R, 11000 CC, dan dilengkapi sistem komputerisasi canggih. Untuk material tangga dibuat dari baja berkekuatan tinggi yang diimpor dari Amerika. "Jadi selain bisa sebagai evakuasi di gedung tinggi juga bisa digunakan sebagai jembatan untuk keadaan darurat," jelasnya. Menurut Zaini, mobil pemadam tersebut juga dilengkapi pompa pemadam yang dibuat di Amerika dengan kapasitas pompa maksimal 5000 liter permenit dan berkekuatan semprot sampai 30 bar. Mobil ini dilengkapi dengan tangki air 1500 liter dan tangki foam 500 liter untuk pemadaman air dan busa. "Pada mobil canggih ini terdapat tangga yang dapat menjulur hingga mencapai titik api tanpa ada operator yang berada di dekat water monitor," ungkap gubernur. Sementara itu, Walikota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal, mengatakan, Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini masih membutuhkan mobil tangki untuk membantu mobil tangga tersebut. Hal itu karena kapasitas tangki Damkar seharga 17 miliar ini hanya 1.500 liter. "Mobil ini baru lengkap jika ada mobil tangki lagi. Tapi itu sudah kami sampaikan pada pak gubernur," kata Illiza.

Friday, 19 September 2014

WIKA Berminat Garap Tol Balikpapan-Samarinda

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah membuka tender pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,2 km. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menyatakan minat untuk ikut ambil bagian dalam proyek tersebut.

Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo mengatakan, setidaknya perseroan dapat memenangkan tender untuk 1 dari 5 segmen yang ditawarkan.

"Jalan tol Balikpapan-Samarinda kita ikut. Itu kan dibagi berapa paket. Kita ikut salah satu paket," kata Bintang di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasi Wijaya Karya Destiawan Soewardjono menambahkan, untuk mengerjakan pembangunan jalan tol yang total panjangnya mencapai 99,2 km ini pihaknya akan bekerja sendiri.

"Sepanjang 99,2 km dibagi 5 segmen, berarti satu segmen sekitar 20 km. Kita akan kerjakan sendiri, karena Pak Awang Faroek (Gubernur Kaltim) bilang supaya satu segmen dikerjakan satu pengembang biar cepat selesainya," papar Destiawan.

Ia mengatakan, untuk membangun 1 km jalan tol membutuhkan investasi sekitar Rp 100 miliar. Oleh karena itu, Wijaya Karya membutuhkan investasi sekitar Rp 2 triliun untuk menggarap satu ruas.

"Tol itu Rp 100 miliar per km, ini lagi proses tender kemarin. Kira-kira total investasinya sekitar Rp 99 triliun, tinggal dibagi lima," pungkasnya

Wednesday, 12 February 2014

Sungai Menjadi Merah

BONTANG,
Polres Bontang masih menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana terkait pencemaran sungai di Tanjung Laut, Kelurahan Api-api yang berubah warna menjadi merah pekat seperti darah.

Kepala Bagian Operasional Polres Bontang, Komisaris Eko Suroso menyatakan masih menunggu hasil laboratorium dari sampel air sungai yang berwarna merah tersebut yang telah diambil oleh tim identifikasi Polres Bontang bersama PT Sucofindo.

"Sampelnya masih diuji di laboratorim PT Sucofindo. Dari hasil laboratorium itu nanti akan diketahui apakah mengandung zat berbahaya atau tidak dan dari situ kita bisa ketahui sejauh mana dampaknya yang bisa memberi dasar apakah ada kemungkinan mengarah ke pidana," kata Eko Suroso, Rabu (12/2).

Polres Bontang lanjut Eko Suroso telah memeriksa sejumlah warga, termasuk Sentot, warga yang mencuci drum bekas yang masih berisi larutan pewarna, diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan warna sungai menjadi merah. Warna sungai yang berada di Tanjung Laut Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Selatan itu pada Rabu pagi kata Eko Suroso kembali normal.

"Sejak tadi pagi, warna sungai itu kembali normal yakni berwarna coklat setelah semalam (Selasa malam hingga Rabu dinihari) terjadi hujan. Namun, penyelidikan tetap jalan sambil menunggu hasil uji sampel air itu dari laboratorium Sucofindo," ujar Eko.

Sementara, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bontang, Suryanto mengakui belum menerima informasi terkait hasil investigasi Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Bontang terkait perubahan warna sungai tersebut. "Sampai tadi malam (Selasa) Kepala BLH sendiri yang langsung memimpin penelusuran untuk menghimpun data dan keterangan terkait perubahan warna sungai itu dan sampai sore ini (Rabu) kami belum mengetahui hasilnya," jelas Suryanto.

Pada Selasa sore (11/2) warga digemparkan oleh perubahan warna air sungai menjadi merah di kawasan Tanjung Laut Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Selatan. Bahkan, perubahan warna sungai menjadi merah layaknya warna darah segar itu oleh sebagian masyarakat dikaitkan dengan adanya fenomena alam.