Selamat Datang di Blog Pribadi JUNIANSYAH - Memberikan Informasi Umum Aktual Tajam dan Terpercaya'

Tuesday, 25 August 2015

Pendataan PUPNS di Seluruh Indonesia mulai 1 Sepetember 2015

Dalam pendataan PUPNS yang akan diselengarakan secara serentak seluruh Indonesia pada tanggal 1 September 2015, kini peran PNS adalah untuk menyiapkan berkas yang akan dikirim ke BKD di daerah masing-masing.

Perlu diketahui !! Registrasi PNS online di seluruh Indonesia. Di mulai tanggal 1 September 2015. Resiko yang di alami apa bila tidak mengikuti registrasi tersebut, maka PNS tersebut di nyatakan berhenti / dipecat.
Berkas yang harus disiapkan antara lain :

1. Foto kopi SK 80 %
2. Foto kopi SK 100 %
3. Foto kopi Konfersi NIP
4. Foto kopi Karpek biasa
5. Foto kopi Karpek Elektrik
6. Foto kopi SK Pangkat Awal sampai Terakhir.
7. Foto kopi SK Berkala Terakhir.
8. Foto kopi SK jabatan awal smp dgn SK Jabatan Akhir.
9. Foto kopi SK Tugas Belajar
10. Foto kopi SK Ijin Belajar
11. Foto kopi Ijasah & Transkip Nilai yang di pakai pada saat Pengangkatan CPNS
12. Foto kopi Ijisah & Transkip nilai yang di pakai pada SK pangkat terakhir.
13. Foto kopi Berita Acara Sumpah PNS
14. Foto kopi KTP
15. Foto kopi NPWP
16. Foto kopi BPJS / ASKES
17. Daftar Riwayat Hidup
18.Bagi Guru siap2 juga Akta mengajar Apa bila di butuhkan

Semua berkas tersebut di antar langsung ke BKD di daerah anda (Sesuai informasi pelaksanaan daerah masing-masing

TAK KUAT MENANJAK, PEMILIK WARUNG TERLINDAS TRUK BERMUATAN PASIR

SAMARINDA 

Jeritan histeris Sumarni, warga di Jalan Solong Bandang Raya, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Minggu (24/8/2015) sore membuat geger warga sekitar. Pasalnya menjelang matahari tenggelam, perempuan berusia 61 tahun itu melihat jelas detik-detik tewasnya M Tahir (57), suaminya sendiri.

Truk tersebut diketahui hendak mengarah keluar dari Jalan Solong Bandang Raya, sementara pembeli di warung tersebut sempat menyelamatkan diri setelah sempat melihat ke belakang saat truk tersebut hendak menghantam warung yang dijaga Tahir.

Nah, warga langsung berusaha mengangkat truk tersebut. Sementara nyawa Tahir tak dapat tertolong. Namun, hingga polisi datang, jasad Tahir belum bisa terangkat. Sekitar pukul 16.00 Wita evakuasi jasad pria yang biasa menjaga masjid di sekitar rumahnya itu berhasil diangkat setelah menggunakan eksavator yang juga beroperasi tak jauh dari rumah Tahir.

Terpisah, Kasubnit Laka Polresta Samarinda Aiptu Leo menerangkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pencarian kepada supir yang mengendarai truk tersebut. “Untuk korban sudah dibawa ke rumah duka. Sementara supir masih dalam pencarian.

Warung berukuran 3×4 meter jadi tempat tewasnya Tahir. Sumarni tak mengira bahwa suaminya tersebut harus tewas dengan cara menggenaskan. Truk pengangkut pasir bernopol KT 8910 CF yang dikemudikan seorang pria, tak kuat saat menanjak gunung tak jauh dari warung Tahir. “Mungkin karena tidak kuat, makanya mundur dan menghantam warung saya,” ungkap Sumarni.

Sedang bersih-bersih di depan rumahnya, suara benturan keras truk menghantam sempat membuat Sumarni syock. Karena saat kejadian Sumarni tahu kalau Tahir sedang melayani pembeli. Truk bermuatan pasir itu diketahui dikemudikan pria berinisial NF. Namun, usai menghantam warung tersebut, pria yang juga diketahui baru mengendarai truk itu selama satu hari langsung kabur. “Warga itu tidak peduli sudah. Pokoknya ada yang hubungi polisi, ada yang teriak dan mengejar sopir,” ucap Sumarni yang meneteskan air mata.

Truk tersebut diketahui hendak mengarah keluar dari Jalan Solong Bandang Raya, sementara pembeli di warung tersebut sempat menyelamatkan diri setelah sempat melihat ke belakang saat truk tersebut hendak menghantam warung yang dijaga Tahir.
Nah, warga langsung berusaha mengangkat truk tersebut. Sementara nyawa Tahir tak dapat tertolong. Namun, hingga polisi datang, jasad Tahir belum bisa terangkat. Sekitar pukul 16.00 Wita evakuasi jasad pria yang biasa menjaga masjid di sekitar rumahnya itu berhasil diangkat setelah menggunakan eksavator yang juga beroperasi tak jauh dari rumah Tahir.

Terpisah, Kasubnit Laka Polresta Samarinda Aiptu Leo menerangkan, sejauh ini pihaknya masih melakukan pencarian kepada supir yang mengendarai truk tersebut. “Untuk korban sudah dibawa ke rumah duka. Sementara supir masih dalam pencarian.

Monday, 24 August 2015

Pemenang Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan RI ke-70 di Samarinda

Samarinda,

Pawai pembangunan HUT RI ke 70 hasil gawe panitia bersama Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda sebagai refleksi pembangunan di ibukota Kaltim, mengundang antusias, baik peserta pawai maupun warga yang menyaksikan.
Untuk tahun ini, peserta pawai kategori instansi pemerintah, juara pertama diraih Badan Kesbangpol Samarinda, kategori umum diraih IKKB (Etnis Bali), kategori pendidikan tingkat SD direbut SD 015 Samarinda Ilir, tingkat SMP, SMA dan SMK disabet SMK Kesehatan Rujukan Kota Samarinda.

Sedangkan kategori bergengsi yakni mobil hias disandang Bank Kaltim, diikuti NU Palaran di tempat kedua dan Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Samarinda ditempat ketiga.

A.
Kategori Instansi/Pemerintah JuaraPeserta :
Juara I Badan Kesbangpol Samarinda
Juara II Dinas Kesejahteraan Sosial Samarinda
Juara III Dinas Peternakan Kaltim

B.
Kategori Umum (Ormas/Paguyuban)
JuaraPeserta :
Juara I KKB (Etnis Bali)
Juara II Kerukunan Keluarga Tionghoa
Juara III Reog Singo Joyo Mulyo

C.
Kategori Pendidikan (Sekolah Dasar)
JuaraPeserta :
Juara I SDN 015 Samarinda Ilir
Juara II SD Al Azhar Syifa Budi
Juara III SDN 020 Samarinda Ilir

D.
Kategori Pendidikan (SMP/SMA/SMK)
JuaraPeserta :
Juara I SMK Kesehatan Rujukan Kota Samarinda
Juara II SMPN 10 Kota Samarinda
Juara III MTS Darussalam Samarinda

E.
Kategori Mobil Hias JuaraPeserta :
Juara I Bank Kaltim
Juara II NU Palaran
Juara III Dinas Cipta Karya & Tata Kota Samarinda

F.
Kategori Kelurahan JuaraPeserta :
Juara I Kelurahan Selili
Juara II Kelurahan Tani Aman
Juara III Kelurahan Teluk Lerong Ilir

G.
Kategori Kecamatan JuaraPeserta :
Juara I Kecamatan Sungai Pinang
Juara II Kecamatan Palaran
Juara III Kecamatan Samarinda Utara

Pemenang Lomba Kirab Drum Band/Marching Band Pawai Pembangunan HUT Kemerdekaan RI ke-70 :

A.
Kategori SD - Non Brass JuaraPeserta :
Juara I DB SDN 010 Samarinda
Juara II DB SDN 015 Samarinda
Juara III DB SDN 021 Samarinda

B.
Kategori SMP/SMA/Umum - Non Brass
JuaraPeserta:
Juara I DB MTS Model Samarinda
Juara II DB SMPN 17 Samarinda
Juara III DB SMP ASISI

C.
Kategori SMP/SMA/Umum - Brass
JuaraPeserta :
Juara I MB SMPN 7 Samarinda
Juara II MB SMPN 4 Samarinda
Juara III MB SMPN 5 Samarinda

Batu Bara Mati Suri, Sektor Lain Kena Imbas, Selama Tiga Tahun Peringkat Pertama PHK

KEJAYAAN tambang batu bara telah berlalu. Sumber daya alam yang tak bisa diperbaharui ini, sempat menjadi primadona berbagai sektor usaha. Sejak akhir 2011 hingga sekarang, harga batu anjlok dan sulit naik. Akibatnya leasing mobil, variasi mobil, tempat hiburan malam, hingga rumah makan memilih berpaling dari perusahaan batu bara. Bahkan, rata-rata leasing mobil memilih tak mendanai ketika ada perusahaan baru bara mengajukan kredit. Kenapa? Nilai kredit macet sejumlah perusahaan batu bara di beberapa leasing lumayan besar.  

PENYUMBANG TERBESAR
Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) hingga Juli 2015 terdapat setidaknya 11.350 pekerja menjadi pengangguran. Kaltim menduduki posisi ketiga tertinggi penyumbang pengangguran baru tahun ini dengan 1.844 orang. Kaltim berada setingkat di bawah Banten dengan 2.414 orang. Sedangkan Jawa Barat yang menduduki peringkat pertama menyumbang angka pengangguran sebesar 5.801 orang. Lalu bagaimana dengan Samarinda....?

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samarinda menunjukkan, PHK besar-besaran berasal dari sektor pertambangan khususnya batu bara. Selama tiga tahun terakhir, yakni sejak 2013 hingga Juli 2015 tercatat 891 tenaga kerja sektor tambang diganjar PHK. Lalu, di peringkat kedua, sektor perdagangan jadi salah satu penyumbang tertinggi PHK setelah pertambangan. Tiga tahun terakhir sektor ini menyumbang 149 pengangguran baru. Disusul sektor pelayaran sebanyak 47 orang. Namun secara keseluruhan pada 2013, Disnaker Samarinda mendapati 166 kasus, jumlah tenaga kerja sebanyak 426 dari pelbagai sektor. Setahun berikutnya, mengalami peningkatan dengan laporan kasus sebanyak 184 dengan jumlah tenaga kerja 764 orang.

Disnaker Samarinda Nurlahamudin, menyebut, angka riil tenaga kerja Kota Tepian yang di-PHK tidak dapat diketahui secara pasti. Sebab, banyak perusahaan khususnya di sektor pertambangan enggan melapor kepada Disnaker ketika terjadi gelombang PHK. Hanya perusahaan tambang besar rajin melaporkan data karyawan kepada pemerintah.

“Selama tiga tahun ini perusahaan tambang skala kecil dan menengah di Samarinda banyak yang tutup. Sudah pasti jumlah karyawan yang di-PHK mencapai ribuan orang,” ucapnya ketika ditemui di ruang kerjanya.

Salah satunya, PT UCI, kontraktor batu bara di Kelurahan Bukuan, Palaran, Samarinda, perusahaan tambang besar yang selama tiga tahun terakhir paling banyak melakukan PHK. Sejak 2013, sebanyak 212 karyawan dipastikan tak lagi bekerja di perusahaan tersebut. Tak hanya itu, tak sedikit pula perusahaan tambang ditutup pemilik perusahaan karena tak mampu menggaji karyawan.

Pengendara Bakal tak Perlu Lagi Melintasi Gunung Menangis

SAMARINDA

Pengendara yang selama ini kesulitan melintasi Gunung Menangis, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tidak perlu kuatir lagi. Pemerintah Pusat sudah menyiapkan dana Rp 40 miliar untuk merelokasi jalur yang kerap membuat kendaraan berdimensi besar, mogok.

Diketahui, setiap kendaraan Samarinda-Bontang dipastikan melintasi Gunung Menangis. Tanjakan tercuram akan dilintasi pengendara dari arah Samarinda. "Nanti tidak lagi, karena jalannya akan kita belokkan. Jadi kita bisa melintas di sebelah kiri (dari arah Samarinda) Gunung Menangis," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim, M Taufik Fauzi.

Proyek Jembatan Kembar Samarinda Dapat Kucuran Dana Rp 75 Miliar

SAMARINDA

Proyek jembatan kembar (sebelah jembatan Mahakam) mendapat kucuran dana Rp 75 miliar di APBD Perubahan (APBD-P) 2015, untuk pengerjaan tambahan tiang penyangga (pilon).
Rencananya, tahun 2016 proyek jembatan kembar diusulkan sebagai proyek multiyears contract (MYC). Ini dikemukakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Agus Suwandy.
"Jembatan kembar dialokasikan Rp 75 miliar.

Itu untuk tiang yang di bagian Samarinda Seberang dan perbaikan struktur tiang lainnya," kata Agus usai menghadiri rapat paripurna penyampaian rancangan Perda APBD-P 2015, di Gedung Utama, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Senin (24/8/2015).

Rencananya, lanjut dia, proyek jembatan kembar itu, diusulkan masuk dalam proyek multiyears contract (MYC). Pasalnya, sisa pembiayaan dibutuhkan sekitar Rp 800 miliar untuk penyelesaian badan jalan hingga jalan pendekat.
"Awalnya, pemerintah mengusulkan sebesar Rp 1 triliun untuk sisa dan penyelesaiannya, termasuk pembebasan lahan.

Sunday, 23 August 2015

Dampak kerugian kebakaran selama semester pertama di tahun 2015 di Kota Samarinda

SAMARINDA

Warga Kota Tepian saat ini tengah dibuat gelisah dengan musibah kebakaran yang datang silih berganti, dalam jangka waktu 1-3 hari. Bahkan terdapat kejadian kebakaran dalam 1 hari di dua lokasi. Dari data yang ada pada BPDB Kota Samarinda, kerugian yang terjadi akibat kebakaran di kota Samarinda, dari bulan Januari-Juni, atau semester pertama 2015, mencapai angka Rp 10 Miliar.

Angka tersebut belum ditambah dengan kerugian pada bulan Agustus, yang telah tercatat terdapat 11 kali kejadian kebakaran. Tercatat, sudah terjadi 62 kali kejadian kebakaran yang terjadi di Samarinda pada tahun ini, dengan 684 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Jumlah tersebut merupakan setengah dari kejadian kebakaran yang terjadi pada tahun 2014 silam, yang berjumlah 123 kejadian. Tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, namun juga toko dan lahan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda, Makmur Santosa menjelaskan, kebakaran yang marak terjadi di Samarinda akhir-akhir ini juga dipengaruhi akibat musim kemarau yang tengah melanda Kaltim, khususnya Samarinda.

"Musim kemarau juga menjadi salah satu pengaruh terjadinya kebakaran. Namun dari hasil identifikasi awal dari pihak kepolisian, rata-rata kebakaran terjadi akibat arus pendek dan juga karena ada pembakaran secara sengaja," ucapnya.

Dia menjelaskan, beberapa kawasan di Samarinda yang rawan terjadinya kebakaran, diantaranya, kawasan Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Seberang dan Palaran.
Daerah tersebut merupakan daerah padat permukiman yang tekstur bangunannya kebanyakan terbuat dari kayu.

Saturday, 22 August 2015

Lakalantas di Jl. MT. Haryono Samarinda melibatkan Truk Container

Samarinda,

Sabtu, 22 Agustus 2015 sekitar pkl. 12.00 Wita terjadi laka lantas truk kontainer nopol KT 8881 BI yang dikemudikan oleh Adi sunoto 38th alamat jln ulin Gang 5, kelurahan Karang Anyar Kecamatan Sei Kunjang Kota Samarinda Kalimantan Timur yang diduga Rem Blong.

Untuk menghindari terjadinya korban kecelakaan di turunan bukit yang curang di jl. Mt Haryono Samarinda Ulu, kendaraan dibanting kekiri sehingga terperosok ke parit yang sedalam 2 meter dan menabrak pagar kantor BPBD Provinsi.

Namun naas Adi Sunoto yang menyupir kontainer dalam keadaan kosong tersebut terjepit di kabin, sehingga warga membantu mengevakuasi dengan cara mencongkel pintu menggunakan linggis dengan peralatan seadanya. Selama 30 menit sopir baru dapat dievakuasi Dari ruang kabin, dan dievakuasi ke rumah sakit umum AW. Sjahranie Samarinda dalam kondisi kritis menggunakan kendaraan jenis Pickup Susuki Cary milik warga yang melintas.

Menyisir Lautan, Basarnas Turunkan 20 Personel

SANGATTA

Pencarian dua penumpang speedboat yang terbalik di perairan Tanjung Mangkalihat melibatkan banyak pihak.‎
Kepala Basarnas Sangatta, Leo Bongga, mengatakan saat ini tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Lanal Sangatta, Polairud Sangatta, dan warga Tanjung Mangkaliat, masih melakukan pencarian terhadap dua korban yang hilang.

"Basarnas Sangatta menurunkan 20 personel dilengkapi kapal dan peralatan selam, untuk memudahkan proses pencarian," kata Leo, Jumat (21/8/2015).
‎Perkiraan sementara, kata Leo, korban tenggelam telah bergeser 2 hingga 3 mil dari titik awal kecelakaan. Hal ini mengacu pada perhitungan seretan arus dan tingginya gelombang yang mencapai 3 meter.

"Ketinggian gelombang cukup merepotkan tim pencari di lapangan," ujar Leo. Dalam proses pencarian, menurut Leo, tim cukup kesulitan karena tidak adanya signal seluler. Sehingga komunikasi hanya dapat dilakukan via handy talky.

Ustadz Maulana Ajak Warga Samarinda Banyak Bersyukur

SAMARINDA

Jamaah....jamaah...alhamdulillah. Ustadz Maulana akhirnya menyapa warga kota tepian dengan tausiyah agama yang ia bawakan. Setelah sempat terlambat sekitar satu jam, ustadz nyentrik tersebut akhirnya dapat memberikan cerama agama dengan gaya khasnya, menggunakan selendang yang selalu ia kenakan ketika membawakan ceramah.

Warga yang sudah menunggu sejak pukul 19.00 wita, terbayarkan dengan kehadiran ustadz yang kerap memberikan dakwah di salah satu televisi nasional.

Dalam ceramah kali ini, ustadz Maulana mengajak kepada seluruh warga kota Samarinda untuk senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan, walaupun nikmat tersebut kecil.
"Apapun nikmat yang ada, bersyukur, kecil ataupun besar. Bersyukurlah, jangan mengeluh," tuturnya kepada warga Samarinda yang hadir pada tausiyah itu.

Kehadiran ustadz Maulana dalam membawakan tausiyah, merupakan salah satu rangkaian acara pada Kaltim Expo 2015 yang diselenggarakan pada halaman parkir stadion madya Sempaja, jalan Kh Wahid Hasyim, yang berlangsung sejak tanggal 21-25 Agustus.

Medan Plaza Terbakar

Gedung Medan Plaza yang berada di Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Medan Petisah, Sumatera Utara, terbakar pada Sabtu (22/8/2015) mulai pukul 01.00 WIB dini hari. Keberadaan si jago merah tampak berkobar dengan cepat dan dipastikan telah menghanguskan seluruh barang-barang yang terdapat di dalam gedung tersebut.

Hingga pagi pukul 05.00 WIB, petugas pemadam kebakaran tampak masih kesulitan memadamkan api yang terlihat masih menyala cukup besar. Asap tebal juga masih terus menerus keluar dari dalam gedung. Mengingat keberadaan api yang masih menyala cukup besar, membuat petugas belum berani masuk ke dalam gedung.

Terkait peristiwa kebakaran tersebut sontak langsung menjadi pusat perhatian warga sekitar, maupun masyarakat yang sedang melintas. Ratusan kios yang berada di dalam gedung pun dipastikan musnah terbakar.

Sementara itu, belasan mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kota Medan diterjunkan ke lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran pun berjibaku untuk memadamkan api kendati sempat kesulitan menyiram api karena tebalnya asap.

Petugas kemudian menghancurkan pintu gedung bagian samping dan langsung menyiram api yang masih berkobar di dalam.

Untuk mengantisipasi aksi penjarahan, puluhan personel Kepolisian Sektor Kota Medan disiagakan di sekitar lokasi plaza, Belum diketahui penyebab kebakaran.